Rabu, 22 Juni 2016

STRATEGI PEMASARAN MENJUAL BURUNG PARKIT

burung ocehan – Bagi pedagang baru yang terjun di bisnis perparkitan perlu mempelajari peta pasar dan strategi pemasaran, kalau tidak keuntungan yang diraih tidak akan maksimal. Menjual burung parkit hasil budi daya tidak sekadar dilempar ke pasar begitu saja, tetapi harus mengetahui kapan saat-saat harga tinggi dan kapan saat harga melemah. Berbeda bagi yang sudah lama terjun di peternakan burung parkit, tahu betul kiat dan strategi pemasaran. Dari pengalaman para praktisi, harga burung parkit akan melemah tajam di saat-saat menjelang hari-hari raya, misalnya menjelang lebaran, tahun baru, dan natal. Disarankan pada bulanbulan tersebut sebaiknya menahan diri untuk tidak melepas burung parkitnya. Tetapi setelah hari raya biasanya harga mulai stabil'lagi, atau bahkan cenderung naik. Demikian perlu memonitor secara terus-menerus harga pakan, terutama jewawut. Harga jewawut ini setiap saat selalu berubah (fluktuasi), saat yang tepat untuk menjual burung parkit ketika harga jewawut berangsur-angsur turun atau mengalami penurunan tajam. Sebab pada saat yang bersamaan permintaan akan burung parkit meningkat, menguatnya permintaan akan berdampak tingginya harga. 

Sasaran pemasaran terdiri dari tiga jalur, yaitu seperti berikut ini.
  1. Pasar burung, setiap saat bersedia menerima karena sifatnya tetap.
  2. Pedagang pengumpul, ini agak sulit dijangkau bagi peternak pemula, biasanya butuh waktu untuk mengetahui jalur pemasarannya, dan perlu pendekatan-pendekatan.
  3. Perseorangan, yang dimaksud pembeli perseorangan, yakni pembeli untuk diternak sendiri (pendatang baru), biasanya pembeli ini mengetahui dari mulut ke mulut dari teman atau saudara.
Di samping semua itu, seorang peternak juga perlu mempelajari peta pasar yang potensial. Daerah-daerah mana yang pangsa pasarnya kuat, mampu menerima pasokan dalam jumlah banyak, rutin, dan harga bersaing. Biasanya kota-kota besar memiliki tingkat permintaan yang tinggi, dan kecenderungan supplaynya lemah. Sebab menurut pengalaman peternak-peternak banyak berada di daerah-daerah.

Karena harga burung parkit di pasaran setiap saat selalu berubah mengikuti hukum pasar, di sinilah perlunya selalu memonitor ke pasar, menjalin kerja sama dengan peternak lain, jangan sekali-sekali menjual tanpa mengetahui perkembangan harga terkini, lebih baik menahan diri sewaktu harga rendah. Dengan cara demikian diharapkan keuntungan dapat diperoleh secara maksimal.


0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com