Senin, 12 Desember 2016

CARA MUDAH TERNAK BURUNG KACER

burung ocehan – Beternak Burung Kacer sangat menjanjikan.apalgi cara ternaknya sangat produktif dan menghasilkan banyak anakan supaya berhasil dalam beternak burung kacer tentunya membutuhkan banyak hal termasuk kesungguhan kita dan ketelatenan ,dibarengin juga dengan kesabaran yang sangat extra.khususnya bagi para pemula .jumlah peternak burung kacer di Indonesia belum sejumlah penangkar murai batu. Walau sebenarnya breeding kacer serta murai batu mempunyai tingkat kesusahan yang nyaris sama, terlebih dalam sistem penjodohan. Namun tak ada yang susah bila ditelateni sungguh-sungguh. Buktinya, Om Fandy (Pasuruan) berhasil beternak burung kacer walau cuma memakai sangkar gantung. Beternak memakai sangkar gantung dapat dikerjakan untuk beragam type burung kicauan, tak kecuali murai batu, lovebird, kenari, anis kembang, anis merah, dsb

Memang tidak sedikit para pemula yang gagal dalam beternaknya dan memilih berhenti ditengah jalan hanya karena hal hal yang spele contohnya induk betina dan jantan tidakmau berjodoh atau sebab sebab lainya makadari itu ikuti Panduan Cara Ternak Burung Kacer Yang Baik Dan Gampang berikut penjelasannya

A. Kandang Ternak
Yang perlu diperhatikan didalam pembuatan kandang ternak adalah ukuran panjang 1 meter  x lebar 1 meter  x tinggi 2 meter , ukuran kandang ini sangat ideal untuk penangkaran kacer dan didalamnya usahakan dibuat seperti di habitat aslinya. adapun hal-hal yang perlu diperhatikan didalam kandang adalah:
1. Tumbuh-tumbuhan
2. kolam buatan dapat diakali dengan memakai baki atau dari kaleng bekas
3. Area makan dan minum
4. tangkringan
5. gelodok tempat sarang
6. Tulang sotong

B. Indukan Burung
Mutu anakan kacer biasanya tergantung pada mutu indukannya, oleh karena itu, indukan harus memiliki mutu yang bagus yang mempunyai ciri kurang lebih seperti berikut:
1. Tidak cacat fisik
2. Postur tubuh besar dan panjang
3. Gerakannya gesit dan sorot matanya tajam
4. Sudah memasuki masa birahi -/+ sekitar umur 10 bulan
5. Rajin berkicau
Catatan
kacer betina sebaiknya dipilih yang agak jinak tetapi mempunyai sifat fighter yang cukup tinggi,
dan biasanya dari hasil penangkaran.

C. Penjodohan

Tahap penjodohan tidak selalu mudah, karena ada karakter kacer yang selalu bertengkar saat dimasukkan dalam kandang yang sama untuk dijodohkan. Untuk teknik penjodohan indukan kacer anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:
* Masukkan indukan kacer jantan anda ke dalam kandang.
* Kemudian masukkan indukan kacer betina dalam sangkar ke kandang.
* Tunggu reaksi kedua indukan kacer tersebut apakah sudah terlihat rukun atau belum.
* Ciri-ciri indukan kacer sudah rukun adalah kacer jantan terus berkicau sambil mendekat ke betina,  
dan si betina meresponnya dengan turun kedasar sangkar sambil berkicau khas kacer
   betina/ngeleper-ngeleper.
* Kalau belum jodoh, biasanya betina akan menghindar dan cuek kepada kacer jantan.

D. Periode Bertelur
Sesudah indukan disatukan,
tidak akan lama indukan betina akan bertelur dan pada umumnya burung kacer bertelur 2-3 butir. Janganlah lupa senantiasa sediakan tulang sotong sepanjang masa penjodohan dikarenakan tulang sotong sangat membantu di dalam pembuatan cangkang telur supaya kuat.

E. Masa Pengeraman
Dalam masa pengeraman, indukan kacer membutuhkan kenyamanan dan ketenangan di kandang dan disekitar kandang. Pastikan tidak ada gangguan tikus, kucing, anjing, semut, cicak, kecoa dan hewan lainnya. Masa pengeraman biasanya memerlukan waktu selama 14 hari sejak telur pertama keluar.

F. Periode Penetasan
Setelah burung kacer mengerami telurnya selama 14 hari, tentunya telur akan menetas.
Perhatian:
Untuk tahu apakah telur burung kacer sudah menetas atau belum sebaiknya dengan tengok situasi lingkungan kandang kurang lebih adakah sisa cangkang telur yang dibuang atau tidak, sebaiknya untuk jaga-jaga setelah umur pengeraman 10 hari tiap-tiap pagi mengeceknya, andaikata telah ada sisa cangkang yang dibikin segera berikan makanan tambahan berbentuk kroto fresh serta jangkrik.

G. Meloloh
Pada saat meloloh,
cukup berikan makanan hidup ( jangkrik, belalang, ulat, kroto ) setiap waktu pagi,siang dan sore hari,
sampai si anak keluar dari glodok dan dapat makan sendiri.
Biasanya anakan keluar dari glodok pada waktu berumur 3 mingguan,
umur 4 minggu anakan sudah studi makan dengan langkat turut mematuk-matuk jangkrik yang diperoleh dari induknya,
namun untuk dapat makan sendiri biasanya berumur 5 mingguan.

H. Mensapih Anak
Proses penyapihan biasanya dilakukan pada waktu si anak sudah bisa makan sendiri atau waktu si indukan sudah mulai mematuki anak waktu anak mendekat, dan itu tandanya si indukan akan segera bertelur lagi. Dan jangan lupa mengajarinya dengan makan voer halus dengan dicampur kroto.



gambar anak burung kacer

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com