Minggu, 16 April 2017

Perawatan yang tepat untuk Cendet/Pentet lomba

Cendet/pentet adalah jenis burung predator yang cukup ganas dan agresif. Burung ini termasuk burung cerdas yang mampu menirukan suara-suara burung lain yang sering didengarnya.

Tapi tidak sedikit permasalahan yang sering timbul dalam memelihara burung predator ini seperti sifat manja/miyik/mbayi, mbagong, galak, salto sampai kanibal yang dikenal sebagai sifat negatif burung predator ini jika salah dalam perawatannya.

Baca juga:
Cara ampuh mengatasi cendet manja/miyik/mbayi

Sebetulnya, untuk mengatasi semua permasalahan yang sering dialami burung cendet tersebut tidaklah sulit kalau kita bisa memahami karakter dan apa yang dibutuhkan Cendet yang kita rawat. Kita sebagai pemilik/perawat harus jeli dalam membaca karakter dan kemauan burung Cendet yang kita rawat.

Terlebih dulu kita pelajari karakter dan kodrat Cendet sebagai burung predator yang terbiasa berburu dan memangsa pakan bidup berupa binatang-binatang kecil dan serangga sebagai pakan utamanya yang tentu saja kandungan proteinnya sangat tinggi.

Kandungan gizi dalam pakan-pakan hidup tersebut tentunya tidak bisa digantikan hanya dengan pemberian voor saja. Jadi intinya, pakan berprotein tinggi mutlak harus diberikan pada Cendet setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan nitrisinya.

Dalam perawatan kita, kebutuhan protein tinggi tersebut bisa didapatkan dari pemberian ekstra fooding (EF) seperti jangkrik, belalang, ulat hongkong (UH) atau kelabang, dan lainnya dalam jumlah yang cukup setiap harinya (tidak boleh kurang).

Kenali juga habitat hidup burung cendet yang suka berburu dipadang rumput dan lahan terbuka yang tentu saja terbiasa terkena terik matahari secara langsung setiap harinya. Aplikasikan kebiasaan tersebut dalam perawatan hariannya dengan cara penjemuran yang maksimal untuk menyetabilkan suhu tubuh Cendet.

Setelah mengenali cara hidup dan habitat burung Cendet, kita bisa mulai menerapkannya dalam perawatan harian burung Cendet yang kita pelihara.

Poin utamanya adalah:

Nutrisi
Sebagai burung predator, tentu Cendet memerlukan energi yang besar untuk berburu, dan energi tersebut mutlak diperoleh dari asupan pakan yang berprotein tinggi. Oleh karena itu dalam memelihara Cendet jangan pelit ekstra fooding (EF) seperti jangkrik dan ulat hongkong (UH).

Berikan jangkrik sepuasnya untuk perawatan hariannya serta menjelang lomba bisa ditambahkan dengan ekstra fooding (EF) yang bersifat panas seperti ulat hongkong (UH), belalang atau kelabang untuk menaikkan emosinya agar tampil ngotot saat dilombakan.

Sifat-sifat negatif yang sering diperlihatkan Cendet/pentet sebetulnya adalah akibat dari kekurangan nutrisi yang ditunjukkan dengan sifat-sifat negatif tersebut.

Suhu tubuh
Suhu tubuh Cendet/pentet harus berada pada tingkat yang ideal agar memiliki performa yang maksimal serta bisa tampil sesuai karakternya sebagai burung predator yang ganas dan agresif.

Sesuai habitatnya, Cendet menyukai tempat yang panas yang terkena sinar matahari langsung. Hal itu bisa kita aplikasikan pada perawatan harian Cendet dengan melakukan penjemuran yang kuat pada burung Cendet atau bisa juga dengan menerapkan terapi jemur sauna (burung kering kerodong kering) untuk mendapatkan panas yang lebih maksimal serta melatih nafasnya agar lebih kuat.

Jemur Cendet/pentet sampai benar-benar maksimal, angkat setelah Cendet terlihat sudah mangap dan gelisah. Ambil voor dan air minumnya pada saat dijemur agar Cendet lebih bandel, tapi harus tetap diawasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Cukup sediakan jangkrik 15-20 ekor didalam cepuk sebagai pakannya selama penjemuran.

Setelah selesai, anginkan terlebih dulu ditempat yang sejuk beberapa saat sampai suhu tubuhnya stabil baru masukkan voor, air minum dan berikan jangkrik 20 ekor lagi kemudian kerodong dan biarkan istirahat sampai besok paginya.

Demikian juga kalau kita melakukan terapi jemur sauna (kerodong kering burung kering), voor dan air minumnya juga diambil, cukup sediakan jangkrik 15-20 ekor didalam cepuk.
Tapi harus sering dikontrol agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Kalau tidak punya waktu untuk mengawasi, sebaiknya air minum tetap disediakan didalam kandangnya.

Setelah burung terlihat mangap dan gelisah segera ambil dan angin-anginkan beberapa saat agar suhu tubuhnya stabil baru berikan voor, air minum dan jangkrik 20 ekor lagi lalu kerodong sampai besok paginya.

Tempatkan cendet ditempat yang tenang dan hangat agar suhu tubuhnya tetap stabil pada tingkat yang ideal.

Cendet/pentet tidak perlu sering dimandikan, cukup mandikan Cendet/pentet seperlunya saja kalau terlihat birahi dan emosinya sudah terlalu over. Karena kalau sering dimandikan, akan berakibat pada penurunan suhu tubuhnya yang berdampak pada penurunan birahi dan emosi Cendet.

Baca juga:
Manfaat terapi sauna untuk kacer

Untuk mengembalikan sifat predatornya, bisa juga diberikan pakan hidup untuk diburu dan dimangsa oleh Cendet seperti katak, kadal, cicak, burung-burung kecil dan lainnya untuk mengembalikan nalurinya sebagai pemangsa.

Untuk melatih mental dan stamina Cendet juga bisa diumbar dan diberikan burung untulan seperti burung emprit atau burung gereja didalam kandang umbaran agar dikejar dan diburu oleh Cendet.
Tapi cara ini termasuk cara yang ekstrim dan tidak DIREKOMENDASIKAN.

Demikian sedikit informasi tentang Perawatan yang tepat untuk Cendet/pentet lomba. Untuk informasi lain seputar burung Cendet/pentet bisa dibaca pada artikel yang lain.


Semoga bermanfaat
Terima kasih

Burung Cendet/Pentet

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com